ATOMOS SAMPAI QUARK
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Perkembangan ilmu dari masa ke masa
semakin maju. Dalam hal ini perkembangan yang juga ikut berkembang adalah
filsafat ilmu. Filsafat dan ilmu adalah dua kata yang saling terkait karena
kelahiran ilmu tidak terlepas dari peran filsafat, kedudukan filsafat sebagai
induk dari ilmu pengetahuan memiliki proses perumusan yang sangat sulit dan
membutuhkan pemahaman yang mendalam. Pada dasarnya filsafat ilmu merupakan
kajian filosofi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan ilmu, dengan kata lain
filsafat ilmu merupakan upaya pengkajian yang mendalam mengenai ilmu, baik dari
sisi substansinya, perolehannya, atau manfaat ilmu bagi kehidupan manusia.
Keingintahuan manusia mengenai suatu
kebenaran menimbulkan adanya gagasan. Ketika gagasan diolah untuk menjelajah
pemahaman yang lebih luas tetapi mendasar maka akan menghasilkan suatu ilmu
yang disebut dengan filsafat. Berkaitan dengan ilmu pengetahuan filsafat yang
ditujukan untuk pengembangan dan inovasi yang dapat dijadikan landasan di dalam
suatu masalah yang berhubungan. Dari hal tersebut memberi pandangan bahwa
berbagai ilmu lahir dari filsafat, sehingga pengajaran mengenai filsafat sangat
diperlukan. Pengkajian tersebut tidak terlepas dari acuan pokok filsafat yang
tercakup dalam bidang ontologi, epistomologi, dan aksiologi.
Ontologi sendiri yaitu cabang ilmu
filsafat yang berhubungan dengan hakikat ilmu yang membahas tentang realita
yang ada disekita kita dengan mencari pemikiran yang universal, ontologi
berusaha mencari inti yang termuat dalam setiap kenyataan atau menjelaskan yang
ada dalam setiap bentuknya. Epistomologi sendiri lebih menjelaskan bagaimana
kebenaran didapatkan oleh manusia atau bagaimana mereka mendapatkan ilmu
pengetahuan, setelah mendapatkan ilmu pengetahuan bagaimana cara manusia
memanfaatkan ilmu tersebut inilah yang dimaksud dari aksiologi.
Oleh karena itu kita perlu memahami dan
mempelajari secara mendalam tentang filsafat agar mampu mengkaji secara dalam
temuan-temuan sains yang kebenarannya masih diragukan.
B. Rumusan
Masalah
1.
Apa yang dimaksud
atomos sampai quark?
2.
Bagaimana planet mars
dapat di huni ole manusia?
C. Tujuan
1.
Untuk mengetahui dan
mengkaji tentang atomos sampai quark.
2.
Untuk mengetahui
kebenaran mengenai adanya tanda-tanda kehidupan di planet mars.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Atom
sampai Quark
a. Pengertian
atom dan quark
Kata
atom berasal dari bahasa Yunani “Atomos”
yang berarti tidak dapat dibagi-bagi. Semua material di dunia ini memilki
bagian yang kecil-kecil, sehingga jika bagian tersebut dibagi lagi, maka
terdapatlah bagian paling kecil yang tidak dapat dibagi lagi, hal itulah yang
disebut dengan atom. Atom adalah penyusun materi yang ada. Atom terdiri dari
nucleus (inti atom), dan dikelilingi oleh elektron yang memiliki muatan
negatif. Pada inti atom terdapat proton yang bermuatan positif dan neutron yang
tidak memilki muatan (netral). Atom memiliki diameter sekitar 6-30nm,
partikel-partikel seperti proton, neutron dan elektron terikat dengan atom oleh
karena adanya suatu gaya elektromagnetik. Atom dikelompakkan berdasarkan jumlah
proton dan neutron yang terdapat pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada
atom menentukan unsur-unsur kimia atom dan jumlah neutron menentukan isotop
unsur tersebut.
Quark adalah salah satu partikel elmenter dan penyusun zat.
Semua zat yang memiliki atom juga memiliki quark. Hal ini dikarenakan proton
dan neutron terdiri atas kuark. Quark pertama kali diprediksi keberadaannya
oleh dua fisikawan terkemuk, Murray
Gell-mann dan George Zweig pada tahun 1964. Bukti kuat atas keberadaan partikel
ini akhirnya didapati pada tahun 1968 di Stanford Linear Accelerator Center,
suatu laboratorium nasional yang dioperasikan oleh Stanford University.
b. Teori-Teori
Atom
1. Teori
atom John Dalton
Atom
merupakan satuan dasar materi yang
terdiri dari inti atom beserta elektron yang bermuatan negatif yang
menggelilinginya. Dalam inti atom mengandung campuran atom proton yang
bermuatan positif dan neutron yang netral. Elektron pada suatu atom terikat
pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Dalton mengatakan bahwa atom itu
seperti bola pejal atau bola tolak peluru. John Dalton merupakan seorang guru
yang bersekolah di negara Inggris yang telah mempublikasikan teorinya mengenai
atom pada tahun 1808. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum
susunan tetap (prouts) dan hukum kekekalan massa (lavoisier). Lavoisier
mengatakan bahwa “Massa total zat sebelum reaksi selalu sama dengan total zat
sebelum reaksi selalu sama dengan total zat hasil reaksi”.prouts menyatakan
bahwa “Perbandingan suatu massa unsur dalam suatu senyawa akan selalu tetap”.
Maka dari kedua hukum tersebut, Dalton telah mengemukakan pendapatnya mengenai
atom sebagai berikut :
1)
Atom adalah bagian
terkecil ari materi yang tidak apat dibagi lagi.
2)
Atom telah digambarkan
sebagai pola pejal yang sangat kecil, sebuah unsur mempunyai atom yang identik
dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
3)
Atom bergabung
membentuk senyawa dengan perbandingan sederhana dan bilangan bulat. Seperti air
yang teridir dari atom hydrogen dan atom oksigen.
4)
Reaksi kimia adalah
penggabungan atau pemisahan atau penyusun dan kembali dari atom, sehingga atom
tidak bisa di musnahkan.
· Kelebihan
dari teori atom Dalton
1. Dapat
menjelaskan hukum kombinasi kimia.
2. Dalton
merupakan orang pertama yang mengakui adanya perbedaan yang dapat diterapkan
antara partikel dari suatu unsur atau atom dan dari molekul atau senyawa.
· Kelemahan
dari teori atom Dalton
1. Teori
ini telah gagal menjelaskan adanya keberadaan alotrop. Perbedaan sifat arang,
grafit serta berlian tidak mampu dijelaskan karena ketiganya dari atom yang
sama (karbon).
2. Menurut
John Dalton, atom unsur yang sama yaitu sama dalam segala hal. Pernyataan ini
salah karena atom dari unsur yang berbeda disebut isotope. Contohnya, klorin
mempunyai dua isotope yang mempunyai massa yang nomor massa 37 dan 35 satuan
massa atom.
3. John
Dalton mengatakan atom elemen yang berbeda. Hal ini terbukti salah dalam kasus
tertentu.
4. Atom
unsur yang berbeda telah bergabung dalam rasio nomor sederhana keseluruhan
untuk membentuk senyawa. Ini tidak terlihat pada senyawa kompleks misalnya gula
C12H22O11.
2. Teori
Atom Thomson
Model
teori atom Thomson muncul setelah dikemukakannya teori dalton pada tahun 1903.
Teori atom Thomson adalah salah satu teori yang mendeskripsikan bentuk atom
seperti dengan bentuk roti kismis. Ia mengibaratkan atom seperti roti kismis,
bahwa atom yang bermuatan positif bertaburan dengan atom yang bermuatan negatis
disekelilingnya. Sampai dengan akhir abad ke-19, teori atom masih dipercaya
seperti bentuk bola pejal atau bola billyard, sedangkan pada tahun 1987 Josep
John Thomson mengemuakan sebuah teori atom dengan adanya penemuan elektron yang
kemudian dikenal dengan teori J.J Thomson. Adapun bunyi teorianya:
1)
Atom adalah berupa bola
bermuatan positif dengan adanya elektron bermuatan negatif yang berada disekelilingnya.
2)
Muatan positif dan
negatis pada atom besarnya sama. Hal ini menjadikan atom bermuatan netral.
Suatu atom tidak memiliki muatan positif dan muatan negatif yang berlebihan.
Selain disebut teori roti kismis, teori atom J.J Thomson juga disebut
sebagai teori atom mirip semangka. Dengan penjelasan bahwa daging semangka
adalah area yang bermuatan positif sedangkan bijinya adalah elektron yang
bermuatan negatif.
·
Kelebihan teori atom
J.J Thomson
1. Dapat
menerangkan adanya partikel yang lebih kecil dari atom yang disebut dengan
subatomik.
2. Dapat
menerangkan sifat listrik atom.
·
Kekurangan teori atom
J.J Thomson
1. Tidak
dapat menerangkan fenomena penghaburan partikel alfa oleh selaput.
2. Tidak
mampu menjelaskan mengenai adanya inti atom.
3. Teori
Atom Rutherford
Teori
atom Rutherford didasarkan pada eksperimen penembakan inti atom lempengan emas
dengan partikel alfa yang dikenal dengan percobaan Geiger-Marsden. Pada saat
itu, Rutherford menyusun desain rancangan percobaan penembakan atom emas oleh
partikel alfa yang dipancarkan oleh unsur radioaktif. Ternyata, sinar
radioaktif tersebut ada yang dipantulkan, dibelokkan, dan diteruskan.
Rutherford melakukan penelitin tentang hamburan sinar alpha pada lempeng emas.
Hasil pengamatan tersebut dikembangkan dalam hipotesis model atom Rutherford.
Ciri-ciri teori atom Rutherford:
1) Sebagian
besar dari atom merupakan permukaan kosong atau hampa.
2) Atom
memiliki inti atom bermuatanpositif yang merupakan pusat massa atom.
3) Elektron
bergerak menggelilingi inti dengan kecepatan tinggi.
4) Sebagian
besar partikel alpha lewat tanpa mengalami pembelokkan/hambatan. Sebagian kecil
dibelokkan, dansedikit sekali yang dipantulkan.
5) Awan
elektron tidak mempengaruhi penyebaran partikel alpha.
· Kelebihan
model atom Rutherford
1.
Mudah dipahami untuk
menjelaskan struktur atom yang rumit.
2.
Dapat menjelaskan
bentuk lintasan elektron yang menggeliingi inti atom.
3.
Dapat menggambarkan
gerak elektron disekitar inti.
·
Kelemahan model atom
Rutherford
1.
Menurut hukum fisika
klasik, elektron yang bergerak menggelilingi inti memancarkan energi dalam
bentuk gelombang elektromagnetik. Akibatnya, lama kelamaan elektron itu akan
kehabisan energi dan akhirnya menempel pada inti.
2.
Model atom Rutherford
ini belum mampu menjelaskan dimana letak elektron dan cara rotasinya terhadap
inti atom.
3.
Elektron memancarkan
energi ketika bergerak, sehingga enenrgi atom menjadi tidak stabil.
4.
Tidak dapat menjelaskan
spektrum garis pada atom hidrogen (H).
4. Teori
Atom Bohr
Diawali
dari pengamatan Niels Bohr terhadap spektrum atom, adanya spektrum garis
menunjukkan bahwa elektron hanya beredar pada lintasan-lintasan dengan energi
tertentu. Dengan teori mekanika kuantum planck, Bohr menyampaikan 2 postulat
untuk menjelaskan kestabilan atom. Dua postulat Bohr :
1)
Elektron menggelilingi
inti atom pada lintasan tertentu yang stasioner yang disebut orbit/kulit.
Walaupun elektron bergerak cept tetapi elektron tdak memancarkan atau menyerap
energi sehingga energi elektron konstan. Hal ini berari elektron yang berputar
menggelilingi inti atom mempunyai lintasan tetap sehingga elektron tidak jatuh
ke inti.
2)
Elektron dapat
berpindah dari kulit yang satu ke kulit yang lain dengan memancarkan atau
menyerap energi. Energi dipancarkan atau diserap ketika elektron
berpindah-pindah kulit disebut foton.
·
Kelebihan teori atom
Bohr
Atom
terdiri dari beberapa kulit/subkulit untuk tempat berpindahnya elektron dan
atom membentuk suatu orbit dimana inti atom merupakan positif dan
disekelilingnya terdapat elektron.
·
Kelemahan teori atom
Bohr
1.
Hanya mampu menjelaskan
spektrum atom hidrogen tetapi tidak mampu menjelaskan spektrum atom yang lebih
kompleks (dengan jumlah elektron yang lebih banyak).
2.
Orbit/kulit elektron
menggelilingi inti atom bukan berbentuk lingkarang melainkan elips.
3.
Bohr mengangap elektron
hanya sebagai partikel bukan sebagai partikel dan gelombang, sehingga kedudukan
elektron dalam atom merupakan keboleh jadian.
c. Partikel-Partikel
Atom
1.
Partikel subatom
Walaupun definisi atom menyebutkan bahwa
atom ialah bagian terkecil dari material yang tidak dapat dibagi lagi dalam
ilmu modern, atom sendiri tersusun atas beberapapa partikel subatom. Partikel
subatom ini meliputi proton, elektron, dan neutron.
2.
Inti atom
Inti
atom terdiri dari proton dan neutron yang terikat di inti atom oleh suatu gaya
elektromanetik. Proton dan neutron ini disebut dengan nucleon (penyusun inti
atom memiliki diameter berkisar 1-5nm). Atom dari unsur kimia yang sama. Suatu
unsur dapat memiliki variabel jumlah neutron yang disebut dengan isotop.
3.
Awan elektron
Awan
partikel merupkan suatu daerah dalam sumur potensi dimana tiap-tiap elektron
menghasilkan sejenis gelombang diam (gelombang yang tidak bergerak).
d. Bagian-bagian
Partikel Subatom
a) Antipartikel
Partikel subatomik yang
serupa dengan proton,neutron,elektron dan partikel subatomik lain, namun
mempunyai satu properti (seperti muatan lisrik) di hadapan mereka.
b) Nomor
Atom
Jumlah proton didalam
inti atom.
c) Satuan
Massa Atom
Suatu unit pengukur
massa untuk partikel terkecil.
d) Partikel
Elementer
Suatu partikel
subatomik yang tidak bisa dipecah menjadi setiap partiekl sederhana.
e) Gluon
Suatu partikel
elementer dianggap bertanggung jawab dalam membawa gaya kuat (yang mengikat
berama-sama neutron dan proton didalam inti atom).
f) Tingkat
Energi
Suatu daerah pada atom
yang mana elektron sangat mungkin ditemukan.
g) Graviton
Suatu partikel
elementer dianggap bertanggung jawab dalam membawa gaya gravitasi
h) Lepton
Sebuah jenis partikel
elementer.
i)
Isotop
Bentuk elemen yang mana
atom mempunyai jumlah proton yang sama namun jumlah neutron berbeda.
j)
Foton
Suatu partikel dasar
yang menyusun gaya elektromagnetik.
k) Spin
Suatu properti
fundamental dari semua partikel subatomik yang sesuai dengan rotasi mereka pada
sumber mereka.
l)
Quark
Suatu partikel
elementer. Partikel yang sangat dasar, masing-masing kelompok partikel secara
bergiliran.
e.
Quark
Terdapat 6
jenis quark, yaitu Up, Down, Strange, Charms, Bottoms dan Top.Up dan Down memiliki massa yang
terlemah.Di antara keenam jenis quark, quark terberat berubah jenis
menjadi quark up dan down melalui proses peluruhan partikel,
transformasi quark terberat menjadi quark teringan. Karena inilah quark up
maupun quark down merupakan
jenis quark terstabil di antara keenam jenis quark dan
yang paling umum dijumpai di alam. Sedangkan quark Strange, Charms, Bottoms dan
Top hanya dapat ditemukan atau dihasilkan di high energy collision (tumbukan
berenergi tinggi, seperti Sinar kosmik dan
di partikel akselerator/LHC).
Hanya quark-lah yang
memenuhi keempat interaksi fundamental, dikenal juga sebagai gaya fundamental (elektromagnetik, gravitasi, interaksi kuat, dan interaksi lemah). Dan untuk
setiap jenis quark terdapat jenis lawannya yaitu antiquark.
Model kuark
secara independen diajukan oleh fisikawan bernama Murray Gell-Mann dan George Zweig pada
tahun 1964 Quark
diperkenalkan sebagai bagian dari skema penyusunan hadron dan
terdapat sedikit bukti keberadaan fisik mereka sampai dilakukannya
eksperimen hamburan inelastis di Stanford Linear Accelerator Center pada
tahun 1968. Percobaan Accelerator telah memberikan
bukti untuk semua enam rasa. Top quark adalah kuark yang
terakhir yang ditemukan di Fermilab pada
tahun 1995.
Nilai muatan
listrik quark ialah 1⁄3 atau 2⁄3 tergantung
jenis dari quark itu sendiri. Quark Up, Charms, dan Top memiliki nilai muatan
listirik +2⁄3. Sedangkan Down, Strange dan Bottom
memiliki nilai muatan −1⁄3. Antiquark memiliki nilai
muatan listrik yang belawanan dengan quark. Tipe Up antiquark −2⁄3 dan
tipe Down antiquark +1⁄3. Karena muatan listrik dari
Hadron adalah jumlah muatan dari quark konstituen, semua hadron memiliki muatan
bilangan bulat: kombinasi dari tiga quark (baryon), tiga antiquark
(antibaryon), atau quark-antiquark (meson) selalu dihasilkan muatan bilangan
bulat. Contohnya, konstituen hadron dari inti atom, neutron, dan proton,
masing-masing memiliki muatan 0 dan +1: neutron tersusun atas 2 kuark turun dan
1 kuark naik, dan proton dari 2 kuark naik dan 1 kuark turun.
2 istilah
yang sering digunakan untuk mengacu massa quark : massa quark yang
berlangsung (current quark mass) saat ini
mengacu pada masa quark itu sendiri. Sedangkan massa quark konstituen mengacu
pada massa quark saat ini dan massa dari partikel gluon(medan partikel gluon) yang
mengelilingi quark. Massa ini biasanya memiliki nilai yang berbeda-beda.
Sementara gluon tidak memiliki massa inheren, gluon memiliki energi-khususnya
kromodinamika kuantum yang mengikat energi (QCBE)- jadi inilah yang
mempengaruhi massa keseluruhan hadron (lihat
juga massa dalam relativitas khusus). Sebagai
contoh, proton memiliki massa sekitar 938 MeV/c2, di mana
massa sisa tiga valensi quark yang hanya menyumbang sekitar 11 MeV/c2;
banyak sisanya yang dapat dikaitkan dengan gluon QCBE.Model Standar berpendapat
bahwa massa partikel elementer mereka berasal dari mekanisme Higgs, yang
terkait dengan Higgs boson. Fisikawan berharap bahwa penelitian lebih lanjut
dapat memberikan jawaban untuk massa top kuark yang besar ini ~173 GeV/c2,
yang memiliki massa yang hampir sebesar atom emas, akan mengungkapkan
lebih lanjut tentang asal usul massa quark dan partikel dasar lainnya.
Dari
beberapa penjelasan mulai dari atom dan quark dapat dilihat bahwa quark
merupakan bagian partikel subatom yang menyusun bagian-bagian dari atom yang
berada pada bagian dalam atom. Quark merupakan susunan partikel elementer dasar
yang berada pada bagian akhir susunan partikel subatom yang dimana setiap
proton dan neutron memiliki quark. Atom sampai quark dari bagian luar hingga
bagian dalam.
B. Adanya
Kehidupan di Planet Mars
Mars adalah planet terdekat
keempat dari Matahari.
Namanya diambil dari dewa perang Romawi, Mars.
Planet ini sering dijuluki sebagai "planet merah" karena tampak dari
jauh berwarna kemerah-kemerahan. Ini disebabkan oleh keberadaan besi(III) oksida di
permukaan planet Mars. Mars adalah planet
bebatuan dengan atmosfer yang
tipis. Di permukaan Mars terdapat kawah, gunung berapi, lembah, gurun,
dan tudung es. Periode rotasi dan
siklus musim Mars mirip dengan Bumi. Di Mars berdiri Olympus
Mons, gunung tertinggi di Tata Surya,
dan Valles
Marineris, lembah terbesar di Tata Surya.
Selain itu, di belahan utara terdapat cekungan
Borealis yang meliputi 40% permukaan
Mars. Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan
Planet Venus.
Planet ini memiliki 2 buah satelit,
yaitu Phobos dan Deimos.
Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi Matahari. Planet ini
juga berotasi. Kala rotasinya 25,62 jam. Mars memiliki jari-jari sekitar
setengah dari jari-jari Bumi. Planet ini kurang padat bila dibandingkan dengan
Bumi, dan hanya mempunyai sekitar 15% volume dan 11% massa Bumi. Luas
permukaannya lebih kecil dari jumlah wilayah kering di Bumi. Mars lebih
besar daripada Merkurius, tetapi Merkurius lebih padat.
Akibatnya kedua planet mempunyai tarikan gravitasi yang hampir mirip di
permukaan dan tarikan Mars lebih kuat sekitar kurang dari 1%. Ukuran, massa,
dan gravitasi permukaan Mars berada "di antara" Bumi dan Bulan (diameter
Bulan hanya setengah dari Mars, sementara Bumi dua kalinya; Bumi sembilan kali
lebih besar dari Mars, dan Bulan satu per sembilannya). Kenampakan permukaan
Mars yang merah-jingga diakibatkan oleh keberadaan besi(III) oksida, yang lebih
dikenal dengan nama hematite.
Mars pertama kali dijelajahi pada 14-15
Juli 1965 oleh wahana Mariner
4. Pada 14 November 1971, Mariner
9 menjadi pesawat angkasa pertama
yang mengorbit planet lain. Objek pertama yang berhasil mendarat di
permukaan Mars adalah dua wahana Soviet: Mars
2 pada 27 November dan Mars
3 pada 2 Desember 1971, namun
keduanya kehilangan komunikasi setelah mendarat. Pada tahun 1975 NASA
meluncurkan program
Viking yang terdiri dari dua pengorbit,
dan masing-masing punya pendarat; kedua pendarat berhasil mencapai permukaan
pada tahun 1976. Viking
1 tetap beroperasi selama enam
tahun, sementara Viking
2 selama tiga tahun. Pendarat Viking
mengirimkan citra Mars yang berwarna, dan pengorbit memetakan permukaan
dengan sangat baik hingga gambarnya masih digunakan hingga sekarang.Wahana
Soviet Phobos
1 dan 2 dikirim ke Mars pada tahun
1988 untuk meneliti Mars dan kedua bulannya. Phobos 1 kehilangan komunikasi
dalam perjalanan ke Mars. Phobos 2 berhasil mencitrakan Mars dan Phobos, namun
mengalami kegagalan saat akan melepas dua pendaratnya ke permukaan
Phobos.Setelah kegagalan pengorbit Mars
Observer pada tahun 1992, misi Mars Global Surveyor berhasil
mencapai orbit Mars pada tahun 1997. Misi ini berhasil dan telah menyelesaikan
misi pemetaan utamanya pada awal 2001. NASA kehilangan kontak dengan wahana
tersebut pada November 2006 pada saat program ketiganya yang
diperpanjang. Mars
Pathfinder, yang mengangkut kendaraan
penjelajah robotik Sojourner,
mendarat di Ares
Vallis pada musim panas tahun 1997 dan
mengirim kembali banyak citra.
Tanda-tanda kehidupan masih dipertentangkan
oleh beberapa ilmuwan. Ilmuwan NASA Gilbert Levin menegaskan
bahwa Viking telah menemukan kehidupan. Analisis ulang data Viking telah
menunjukkan bahwa percobaan Viking tidak cukup mutakhir untuk menemukan
kehidupan. Percobaan tersebut bahkan bisa membunuh kehidupan. Percobaan
yang dilakukan oleh wahana Phoenix menunjukkan bahwa tanah Mars punya pH yang
sangat basa,
serta mengandung magnesium, sodium, potasium, dan klorida. Nutrien tanah
bisa mendukung kehidupan, namun kehidupan masih harus dilindungi dari sinar
ultraviolet. Adapun beberapa hal yang juga perlu dipertimbangkan dari planet
mars seperti :
1.
Planet mars kehilangan
magnetosfernya 4 miliar tahun yang lalu, sehingga angin
surya bisa berhubungan langsung
dengan ionosfer,
yang mengakibatkan penurunan kepadatan atmosfer dengan mengupas atom-atom dari
lapisan luar. Dibandingkan dengan Bumi, atmosfer di Mars cukup tipis
2.
Air tidak dapat
bertahan di permukaan Mars karena tekanan atmosfernya yang rendah. Di
ketinggian terendah, air masih dapat bertahan dalam waktu yang singkat.
3.
Kandungan oksigen di mars sedikit.
4.
Adanya daya gravitasi yang besar
antara mars dan bumi.
Dari
penjelasan diatas mengenai kondisi dari planet mars, kemungkinan kecil adanya
kehidupan seperti dibumi. Beberapa ahli pun juga meragukan karena ada beberapa
syarat yang tidak dipenuhi planet mars sebagai tempat kedua dari bumi untuk
dihuni oleh manusia seperti atmosfer yang sangat penting untuk menjaga manusia
dari ancaman dari luar angkasa, air dan oksigen yang digunakan manusia untuk
bertahan hidup. Sehingga planet mars belum bisa digunakan sebagai tempat
kehidupan.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kata atom berasal dari bahasa Yunani “Atomos” yang berarti tidak dapat
dibagi-bagi. Semua material di dunia ini memilki bagian yang kecil-kecil,
sehingga jika bagian tersebut dibagi lagi, maka terdapatlah bagian paling kecil
yang tidak dapat dibagi lagi, hal itulah yang disebut dengan atom. Atom adalah
penyusun materi yang ada. Atom terdiri dari nucleus (inti atom), dan
dikelilingi oleh elektron yang memiliki muatan negatif. Pada inti atom terdapat
proton yang bermuatan positif dan neutron yang tidak memilki muatan (netral).
Atom memiliki diameter sekitar 6-30nm, partikel-partikel seperti proton,
neutron dan elektron terikat dengan atom oleh karena adanya suatu gaya
elektromagnetik. Atom dikelompakkan berdasarkan jumlah proton dan neutron yang
terdapat pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada atom menentukan
unsur-unsur kimia atom dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut.Quark
adalah salah satu partikel elmenter dan penyusun zat. Semua zat yang memiliki
atom juga memiliki quark. Hal ini dikarenakan proton dan neutron terdiri atas
kuark. Quark pertama kali diprediksi keberadaannya oleh dua fisikawan terkemuk, Murray Gell-mann dan George Zweig
pada tahun 1964. Bukti kuat atas keberadaan partikel ini akhirnya didapati pada
tahun 1968 di Stanford Linear Accelerator Center, suatu laboratorium nasional
yang dioperasikan oleh Stanford University.
Mars adalah planet terdekat
keempat dari Matahari.
Namanya diambil dari dewa perang Romawi, Mars.
Planet ini sering dijuluki sebagai "planet merah" karena tampak dari
jauh berwarna kemerah-kemerahan. Ini disebabkan oleh keberadaan besi(III) oksida di
permukaan planet Mars. Mars adalah planet
bebatuan dengan atmosfer yang
tipis. Di permukaan Mars terdapat kawah, gunung berapi, lembah, gurun,
dan tudung es. Periode rotasi dan
siklus musim Mars mirip dengan Bumi. Di Mars berdiri Olympus
Mons, gunung tertinggi di Tata Surya,
dan Valles
Marineris, lembah terbesar di Tata Surya.
Selain itu, di belahan utara terdapat cekungan
Borealis yang meliputi 40% permukaan
Mars. Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan
Planet Venus.
Tanda-tanda kehidupan masih dipertentangkan oleh beberapa ilmuwan. Ilmuwan
NASA Gilbert Levin menegaskan
bahwa Viking telah menemukan kehidupan. Analisis ulang data Viking telah
menunjukkan bahwa percobaan Viking tidak cukup mutakhir untuk menemukan
kehidupan.
B. Saran
Makalah ini tentunya masih jauh dari
kata sempurna, tetapi semoga dengan adanya makalah ini pemahaman kita akan
kegunaan dan pentingnya filsafat ilmu dalam kehidupan sehari-hari . Dan semoga
makalah ini juga menjadi bahan referensi bagi penulis selanjutnya. Kritik serta
saran sangat diharapkan sebagai bahan untuk hasil-hasil tulisan selanjutnya

Komentar